
Aman dalam pelukan Yesus
JANGANLAH TAKUT, SEBAB AKU MENYERTAIMU…
(Kejadian 26 : 24b)
Oleh : Pdm. Renthona Singarimbun
Bacaan Firman Tuhan : Kejadian 26 : 23 – 31
Pendahuluan
Diakhir tahun 2008 tanpa diduga oleh kebanyakan orang, terjadi krisis keuangan dan ekonomi yang menimpa banyak negara di semua benua. Banyak perusahaan yang tadinya berdiri kokoh tiba tiba koleps (dari bhs inggris: collapse. Red) dan bangkrut dan terjadi justru di negara yang kita kenal sebagai negara yang maju bahkan tak luput negara super power sekalipun. Terutama perusahaan atau pribadi yang bermain saham, tiba tiba uang mereka menguap entah kemana tanpa bisa menyalahkan siapapun selain menyesali diri sendiri. Indonesia juga tidak luput kena imbasnya. Negara yang sedang susah payah untuk membangun dirinya sendiri dari keterpurukan dan ketertinggalannya tiba tiba kena hantaman gelombang yang dahsyat, maka tak heran banyak juga orang berjalan rada sempoyongan. Ditambah lagi kurs rupiah melonjak naik dan acap kali tidak stabil sehingga membuat roda perekonomian negeri ini mandek alias merosot.
Memasuki tahun 2009 para pakar ekonomi dan ahli keuangan memberi prediksi bahwa justru krisis yang sebenarnya terjadi adalah di tahun ini. Wow… !! Ini khabar buruk tentunya ! Di tahun lalu saja bangsa ini terlalu banyak menghadapi krisis, terutama dalam hal ekonomi dan keuangan. Dan krisis tersebut selalu berhubungan dengan masalah sosial seperti pengangguran, kriminalitas dan penyakit sosial lainnya. Setiap hari kita disuguhi oleh mass media berita berita yang bertendensi negatif yang membuat kita kecut dan tawar hati, sehingga membuat banyak orang menghadapi tahun ini dengan skeptis.
Khabar Baik
Namun di tengah-tengah situasi yang demikian kelabu dan mencekam seperti itu mari dengarkanlah bahwa ada khabar baik yang datangnya dari Surga. Hidup ini adalah sebuah pilihan, ditangan kita ada madu dan racun, yang manakah yang akan kita pilih ? Madu yang menyehatkan atau racun yang akan mematikan ?
Saya berdoa minta tuntunan dan pesan Tuhan bagi Jemaat GBI Citra Indah untuk menyongsong tahun yang baru ini, agar kita punya pegangan dan tidak terombang-ambing di tengah-tengah segalanya tidak pasti ini. Seperti Bangsa Israel mengikuti Tiang Api dan Tiang Awan maka kitapun harus berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan supaya kita selamat dan berhasil sampai pada tujuan. Dan ketika saya berseru dan berdoa, maka Tuhan menjawab : “ Janganlah takut, sebab AKU menyertaimu…”. Saya terus mencari kehendak dan pesan Tuhan didalam firman NYA, akhirnya saya dituntun untuk mempelajari kisah hidup seorang hamba Nya yang bernama Ishak didalam Kitab Kejadian 26. Ishak di negri yang dia diami pernah mengalami keadaan yang sulit pada jaman itu yaitu kelaparan. Kelaparan pada masa itu sangat berhubungan dengan kekeringan, mungkin pada hari hari ini kita mengalami kekeringan dalam banyak hal. Dia juga mengalami tekanan dan juga intimidasi dari penduduk Filistin mengenai sumur yang dia gali. Air dari sumur adalah sumber kehidupan bagi Ishak dan juga bagi ternak peliharaannya.
Tapi Tuhan berpesan kepada Ishak : “ Do not fear, for I am with you… “(NKJ V). Sama halnya dengan apa yang IA katakan kepada Musa dan Yosua : “ Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau. ( Ulangan 31 : 6 ; Yosua 1 :5 ). Kita ditantang untuk dapat hidup seperti firman Tuhan katakan bahwa kita hidup bukan karena melihat tetapi karena percaya. Kita hanya mau mendengar dan mempercayai apa yang Tuhan katakan, sebab IA tidak bisa berbohong. Seperti Ishak mau percaya kepada Tuhan dan juga taat kepada perintah NYA. Tuhan tahu segalanya tentang kita. Tentang kecemasan dan ketakutan kita sehingga IA berkata janganlah takut…Karena ketakutan tidak akan mendatangkan kebaikan bagi kita sebaliknya ketakutan adalah hal yang bersebrangan dengan iman dan Allah memberikan kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban ( 2 Tim 1 : 7 ).
Berkat Ishak
Ketika Tuhan berkata bahwa IA menyertai Ishak maka IA tidak hanya sekedar menyertai tetapi IA juga tentu akan memberkati. Dalam Kitab Yohanes 10 :10b dikatakan bahwa Ia datang supaya kita mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Jadi ada janji yang begitu indah bukan hanya buat Ishak tetapi juga buat kita semua. Karena sekarang kita adalah milik Kristus maka kita juga sekalian adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji janji Allah ( Galatia 3 :29 ). Dari pembacaan prikop diatas saya menemukan ada 3 berkat yang Ishak terima dari Allah, dan berkat yang sama akan kita terima ditahun yang baru ini yaitu tahun 2009.
1. Berkat 100 kali lipat (Kej 26:12-13 )
Pertanyaan yang mungkin menggelitik hati kita adalah, bagaimana Ishak mengalami berkat 100 kali lipat atau apa rahasianya sehingga ia menerima berkat yang luar biasa. Sebenarnya kalau kita amati firman Tuhan tersebut maka sesungguhnya tidak ada rahasia yang tersembunyi. Sebab jelas dituliskan bahwa Ishak diberkati karena :
A. Ishak Menabur
Kita tidak akan pernah menuai kalau kita tidak pernah menabur. Karena apa yang ditaburkan orang, itu juga akan dituainya (Galatia 6:7b). Sedikit menabur maka sedikit menuai dan banyak menabur maka banyak menuai.
Ishak memiliki apa yang dinamakan ketaatan. Bukankah sebenarnya dia mau pergi ke Mesir ketika terjadi kelaparan dinegeri itu ? Mesir berbicara tentang cara cara dunia atau logika. Namun ketika Tuhan bilang jangan pergi maka ia tidak pergi dan menetap untuk menabur, artinya dia mau taat sekalipun tidak mengerti.
B. Tuhan yang Memberkati
Jika bagian kita menabur maka bagian Tuhan adalah memberi pertumbuhan (1 Kor 3:6). Maksudnya Tuhan yang akan memberkati apa yang kita taburkan sehingga hasilnyapun sangat memuaskan.
Jadi masing masing pihak punya perannya sendiri, Ishak mau taat dan Tuhan yang memberkati (Amsal 13 : 13b).
2. Berkat Buah yang Lebat (Berbuah berlipat kali ganda) (Kej 26:4 ; 26:24 )
Kalau berkat seratus kali lipat adalah berbicara tentang berkat jasmani maka yang kedua ini yang sedang kita bicarakan adalah berkat keturunan atau jiwa jiwa. Kita adalah ranting dan setiap ranting diwajibkan untuk berbuah ( Yohanes 15 : 16 ), yang pasti juga kita harus menghasilkan buah Roh seperti yang tertulis pada Galati 5 : 22-23, jikalau tidak maka kita akan dipotong dan dibuang lalu dibakar. Ishak mendapat janji dari Tuhan akan mendapat banyak keturunan tetapi nyatanya ketika ia menikahi Ribka ternyata ia mandul. Hal yang sangat kontradiktif. Ishak harus menunggu sampai 20 tahun namun hal yang mengubahkan kandungan Ribka adalah karena Ishak berdoa ( Kej 25 : 21 ), berdoa artinya minta kepada Tuhan dan mengklaim apa yang Ia janjikan. Ditahun ini Tuhan mau supaya setiap kita menghasilkan buah (jiwa jiwa) agar Kerajaan Tuhan ditegakkan dibumi ini, sebab setiap kita telah diberikan talenta, ada satu ada dua dan ada lima talenta. Namun rahasia supaya kita dapat berbuah adalah kita harus berdoa, tetapi doa saja tidak lengkap. Kita harus berdoa , memuji dan menyembah Tuhan (Pray Praise and Worship), ini yang disebut intimacy dengan Tuhan. Dan jangan lupa bahwa gereja kita ini adalah gereja yang bercirikan doa pujian dan penyembahan.
3. Berkat Perdamaian (Kej 26 : 28-29)
Abimelek adalah raja orang Filistin. Dia pernah memusuhi dan mengusir Ishak dari wilayahnya, tetapi ketika beberapa waktu berselang ia melihat penyertaan Tuhan dan segala berkat berkatNya yang diperoleh Ishak sehingga membuat penguasa negeri itu mendatangi Ishak dan mengajak berdamai. Percayalah, kalau kita mengalami perkara besar dan hidup dipulihkan dan diangkat Tuhan maka akan mengubah pandangan orang terhadap kita. Orang yang tadinya memusuhi dan membenci kita tiba tiba datang mengajak berdamai dan berkata aku mau ikut dengan TUHAN yang kau sembah karena aku melihat bahwa DIA memang dahsyat…. YESUS memang dahsyat. Dan Kitab Zakharia 8 : 23 akan tergenapi. Terpujilah nama Tuhan.
Penutup
Harapan saya agar setiap jemaat menangkap dan menjalankan pesan pesan Tuhan ini, sebab ini adalah kunci untuk mengalami berkat Ishak. Pesan Natal 08 di SCCC yang disampaikan oleh Bapak Niko diambil dari Yohanes 11 : 25 – 26 bahwa Yesus adalah kebangkitan dan hidup artinya ditangan Yesus ada kuasa yang tak terbatas. Bahkan di tahun 2009 ini Dia akan membuat banyak Mujizat dan Kesembuhan yang Kreatif, namun diakhir ayat 26 Dia bertanya kepada kita : “ Percayakah engkau akan hal ini ? “ Kalau percaya maka jadilah seperti imanmu dan kalau tidak percaya maka kita tidak mendapat apa apa. (BaRenS Citra Indah 09 Des 09)